Friday, August 16, 2013

"Merdeka Tapi Masih Berduka"

Assalamualaikum semuanya. Merdeka Merdeka Merdeka.
68 Tahun silam pada zaman nenek dan kakek kita masih muda Indonesia mengikrarkan kemerdekaannya. Tidak terasa sudah 68 tahun berlalu banyak pencapaian yang cukup membanggakan tanah air kita (Indonesia) dari berbagai sektor-sektor yang kita miliki ini. Sekarang rakyat indonesia sudah bisa sedikit tersenyum karena generasi saat ini tak perlu lagi memegang senjata dan terjun ke medan perang yang bersimbah darah jihad di jalan allah untuk mencapai kemerdekaan.
Lantas apa kemerdekaan itu? Kemerdekaan adalah suatu keadaan dimana seseorang, sekelompok orang maupun suatu negeri yang bebas dari campur tangan bangsa asing yang memonopoli urusan-urusan kita.
Lantas apa sekarang ini kita sudah merdeka? belum, memang kita sudah tidak berperang lagi untuk merdeka namun seutuhnya kita belum mencapai merdeka yang hakiki. Mengapa? kita masih tergantung sama bangsa asing dari berbagai sektor sehingga bangsa asing itu bisa memonopoli urusan-urusan bangsa kita walau tanpa senjata.
Lantas apa hanya itu saja? tentu tidak, di dalam bangsa indonesianya sendiri juga masih banyak yang belum sadar akan kemerdekaan, Mengapa? di negara kita masih terjadi penindasan bagi orang-orang yang lemah, pembangunan yang tidak merata, korupsi merajalela, dll. Tentu ini bisa mengakibatkan kecemburuan sosial di antara kita.
Banyak diantara kita yang sekarang lupa akan adanya Allah swt, agama hanya dijadikan identitas semata sehingga sekarang ini banyak kejadian seperti pada zaman zahiliyah sehingga Allah swt enggan memberikan keberkahan untuk negara kita, padahal Rasullah bernah berkata "Shalat itu tiang agama." dan allah berfirman "Sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan keji dan munkar." (QS Al-Ankabut:45) .
Banyak pemimpin-pemimpin kita yang lupa akan amanah yang dia emban sebagai pemimpin. Sehingga menimbulkan sifat keserakahan ingin memperkaya diri sendiri yang mengakibatkan banyak terjadi penyelewengan jabatan dan korupsi. Rasulallah bersabda "Tunaikanlah amanah kepada orang yang engkau dipercaya (untuk menunaikan amanah kepadanya), dan jangan khianati orang yang telah mengkhianatimu". (Diriwayatkan oleh al Imam Ahmad dan Ahlus Sunan). Allah swt berfirman "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (QS Al-Anfal:27) 
Tentu kita harus merevolusi sifat-sifat buruk kita, kita harus bisa menghilangkan sifat-sifat buruk kita yang merugikan negara ini agar kita bisa mencapai kemerdekaan yang hakiki dan diridhoi oleh Allah swt. Untuk para pemimpin-pemimpin yang duduk di kursi sana mari menjaga amanah yang kalian emban, keputusan indonesia maju atau tidak ada ditangan engkau wahai para pemimpin. ibarat di dalam mobil kami (Rakyat) hanya penumpang saja tapi anda-anda lah yang menjadi sopir kami (pemimpin), jika anda celaka sudah pasti kami celaka dan jika anda sukses sudah pasti kami akan sukses.
Apakah kita mau diturunkan azab oleh Allah swt seperti yang diturunkan kepada kaum nabi Luth? tentu tidak. Maka dari itu sebelum azab dari Allah swt datang kepada kita, mari kita bertobat dan merefresh diri kembali ke jalan yang benar. Di dalam usia Indonesia yang ke 68 tahun ini, jadikan ini titik awal kemajuan untuk bangsa kita tercinta untuk merdeka yang hakiki. 
"Merdeka tapi masih berduka."
wasalammualaikum :) 

Tuesday, August 13, 2013

Puasa Enam Hari Syawal

Puasa enam hari pasca Ramadhan (di bulan Syawal) hukumnya adalah sunnah, berdasarkan sabda Rasulullah SAW. "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dan disusulkan dengan enam hari dari syawal maka seolah-olah ia berpuasa selama setahun." (HR. Muslim)
Fadilah (keutamaan) puasa enam hari syawal sangat luar biasa. bayangkan saja jika kita bisa melaksanakan puasa enam hari di bulan syawal sama saja berpuasa setahun penuh alias 365 hari sesuai dengan hadist nabi diatas, tentu ini adalah ladang pahala juga untuk kita setelah ramadhan berlalu.
Waktu puasa syawal tidak harus pada hari senin dan kamis di bulan syawal tapi juga bisa dilaksanakan di hari-hari selain itu yang penting hari-hari itu pada bulan syawal. Lantas bagaimana jika kita masih punya hutang puasa di bulan ramadhan? kalau seumpama kita punya utang puasa ramadhan, lalu kita bisa selesaikan di bulan syawal bersamaan dengan puasa enam hari syawal, maka tentu hal itu yang terbaik. Jadi lepas syawal dua-duanya kelar alias tuntas alias beres. Tapi kalu misalnya syawal-nya sudah mepet sementara du-duanya belum dikerjakan, maka dahulukan pelaksanaan puasa enam hari syawal, oleh karena waktunya terbatas hanya di bulan itu. sedangkan puasa qadha, bisa saja dilakukan kapan saja hingga ramadhan berikutnya. Wallahu A'lam!!

Monday, July 29, 2013

Apa itu Su'udzon?

"Iyyaakum Wazhzhanna Fa Innazhzhanna Akdzabul Hadiistsi Walaa Tahassasuu Walaa Tajassasuu Walaa Tanaa Jasyuu Walaa Tahaasadul Walaa Tabaaghaduu Walaatadaabarruu Wakuunuu Ibaadallaahi Ikhwaanan". (HR. Abu Daud dari Abdullah bin Maslamah).

Artinya :
Sabda Rasulullah Saw :
"Jauhilah olehmu purbasangka, sesungguhnya purbasangka itu pendusta benar (sedusta-dusta pembicaraan). Dan janganlah kamu mendengar rahasia orang, jangan mengintip aib orang, jangan tambah menambahi harga untuk menipu, jangan saling mendengki, benci membenci dan jangan pula bermusuhan. Jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara". (HR. Abu Daud dari Abdullah bin Maslamah).

Su'udzon berasal dari kata "zhan" yang artinya purbasangka, biasanya diarahkan kepada sangka yang buruk atau istilahnya Su'udzon lawan dari husnudzon artinya berbaik sangka. su'udzon bisa diumpamakan pada saat ada seseorang yang menyangka atau berfikir yang buruk kepada orang lain, hal ini dapat merusak persaudaraan dan tali silaturahmi, karena dapat menimbulkan yang namanya fitnah, dan fitnah tersebut dapat merugikan orang lain sehingga hal ini sangat ditentang dalam Islam.

Sebagai umat islam kita harus memiliki sifat husnudzon atau berbaik sangkakepada orang lain, hal ini dapat menimbulkan rasa saling menghormati dan menghargai antar sesama makhluk Allah (manusia). Kita pun diwajibkan untuk saling bersaudara mengapa? karena bersaudara akan menambah sikap saling tolong menolong kita, sesama manusia kita tentunya saling membutuhkan, bersaudara merupakan jalan untuk mengurangi permusuhan, bersaudara itu bisa bermacam-macam bentuknya, dan berikut ini adalah hal-hal yang perlu dijaga untuk mencapai persaudaraan :
1) Jangan berburuk sangka (su'udzon), menyangka-nyangka tanpa bukti dan hanya kira-kira saja tanpa diselidiki, sebab dengan berprasangka burukdapat mengakibatkan permusuhan dan keretakan persaudaraan,
2) Suka mendengar-dengar rahasia kawan atau orang lain, jauhilah rasa untuk ingin mengetahui rahasia orang lain yang tidak baik, hal ini pun dapat menimbulkan fitnah.
3) Suka mengintai-intai atau mencari-cari dan membicarakan aib orang lain, dicari-cari kesalahannya agar memperoleh celaka, sebab tak suka orang lain senang.
4) Suka menambah-nambah harga dalam jual-beli untuk menipu, atau menawar lebih tinggi dari orang lain sedang ia sendiri tak jadi beli.
5) Saling mendengki, iri hati, tak suka orang lain memperoleh kenikmatan, atau nikmat orang lain agar hilang sekali, biar pun ia sedang tak mendapat nikmat yang besar.
6) Bermarah-marah, hanya karena sebab kecil yang tak disukai, yang kalau tidak dapat dilerai timbullah permusuhan.
7) saling bermusuhan, tak mau menegur karena adanya suatu kesalahan yang sepele saja.

Tujuh macam hal inilah yang perlu kita jaga agar tidak menghingap pada diri kita, atau dalam kata lain kita harus menjauhi sikap-sikap seperti diatas agarterwujudnya persaudaraan yang kental dan indah. Menjauhi sikap Su'udzonsesungguhnya sangat penting bagi kita.

Wednesday, July 24, 2013

Doa Tak Diterima Karena Jimat?

tasbih
Pernah dengar kata-kata Jimat? Bagaimanakah hukumnya orang yang punya jimat dalam Islam? Apakah doa-doa kita akan diterima Allah jika kita punya benda-benda tersebut?
Sesungguhnya seseorang yang memiliki jimat sudah tentu meyakini bahwa jimat ini memiliki kekuatan yang dapat memberikan manfaat dan mudharat dari selain Allah. Jadi jelas, perbuatan ini termasuk salah satu perbuatan syirik. Bagaimana Allah mau menerima doa-doa kita, sedangkan kita telah melakukan perbuatan yang mendatangkan murka-Nya?
Di antara perbuatan syirik lainnya adalah:
Memohon pertolongan kepada orang mati, ruh atau jin untuk memudahkan urusannya. Beranggapan bahwa aturan atau hukum buatan manusia lebih baik daripada hukum Allah swt, atau menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.
Sihir. “Dari Bujalah Bin ‘Abdah berkata bahwa Umar ra telah mengirim surat kepada para gubernurnya untuk menghukum mati para tukang sihir.”
Perdukunan. “Barang siapa yang mendatangi dukun dan membenarkan apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR Abu Daud)
Bersumpah dengan selain Allah. “Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah, maka ia telah syirik.” (HR Tirmidzi)
Mantera dan Jampi-jampi. “Sesungguhnya bermantera (ar-ruqa’), dan jimat (tama’im) dan pekasih/pelet (at-tiwalah) adalah syrik.“ (HR Ibnu Majah)
Merasa sial karena sesuatu. Kata Nabi saw, “Barangsiapa yang tidak jadi melakukan sesuatu karena merasa sial, maka ia telah syirik.” Lalu para sahabat ra bertanya, “Lalu bagaimana kafarat dari hal tersebut, wahai Rasulullah?” Maka jawab Nabi saw, “Katakanlah, Allahumma la khaira illa khairaka wala thiyara illa thiyaraka wala ilaha ghairaka.” (HR Ahmad)
Syirik kecil yaitu riya’, merasa senang saat orang lain melihat perbuatan baiknya dan menambahnya, juga merasa malas saat tak ada yang melihatnya dan menguranginya. Rasullah saw bersabda, “Yang paling aku takutkan terjadi atas kalian adalah syirik kecil.” Lalu para sahabat bertanya, “Apakah syirik kecil itu, wahai Rasulullah?” Jawab Rasulullah, “Riya’.” (HR Ahmad dan Abu Daud)
Hukum yang diterima oleh pelaku syirik di antaranya dapat menggugurkan semua amal baik, sebagaimana QS Az-Zumar (39): 65, “Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. ‘Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi’.” Apabila tidak bertobat ketika masih hidup atau saat meninggalnya masih berbuat syirik maka ia kekal dan abadi di neraka.
Lalu pada QS An-Nisaa’ (4): 116, Allah juga menegaskan, “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.”

Monday, June 3, 2013

Kini Kota Bremen Jerman Berlakukan Libur Saat Hari Besar Islam


Minarett der Moschee RendsburgUmat Islam Jerman bisa sedikit bernafas lega, terutama yang tinggal di kota Bremen. Pasalnya, pemerintah Bremen memberikan hak libur keagamaan bagi umat Islam.
Pemerintah negara bagian Bremen mengatakan, mereka telah memutuskan untuk mengubah “hari Ahad dan hari libur regulasi,” bagi umat Muslim. Pemerintah Bremen memberlakukan hari libur pada bulan Ramadan, hari raya Idul Adha, Idul Fitri, dan Tahun Baru Islam pada 1 Muharram. Kini hari-hari raya Islam akan terlihat sama dengan hari libur keagamaan Kristen dan Yahudi. Hak baru ini akan memberi kebebasan bagi para pekerja dan pelajar Muslim untuk berpartisipasi pada hari ini.
Ini akan menjadi langkah pertama setelah penandatanganan ‘kontrak bersejarah’ antara Pemerintah Bremen dan masyarakat Islam pada tanggal 15 Januari 2013.
Hak baru ini akan memungkinkan umat Islam merayakan hari raya. Setelah pemberian hak hari libur, perjanjian baru lainnya akan dipresentasikan perwakilan umat Islam di Parlemen Bremen sesegera mungkin. 
sumber (dailymail.com)

Daily Mail: Islam Agama Masa Depan Inggris


muslim-londonWalaupun Muslim Inggris dihujani hujatan dan kecaman pasca penusukan tentara oleh ekstremis di Woolwich pekan lalu, namun tidak bisa dipungkiri jumlah pemeluk Islam di negara itu kian meningkat.
Daily Mail memberitakan pada  Kamis, 30 Mei 2013, dalam sensus tahun 2011 dikatakan bahwa umat Islam di Inggris meningkat dari tiga persen menjadi 4,8 persen atau sekitar 2,7 juta orang. Kebanyakan dari mereka adalah Muslim usia muda, di bawah 25 tahun.
Sebaliknya, pemeluk Kristen di negara mayoritas Kristen Anglikan ini mengalami menurunan drastis dalam satu dekade terakhir. Jumlah populasinya menyusut dari 71,7 persen menjadi 59,3 persen atau 33,2 juta orang, dengan seperempat pemeluk berusia lanjut, mendekati 80 tahun.
Selain itu, penurunan jumlah umat Kristen juga disebabkan oleh semakin sedikitnya jemaah yang menghadiri Misa Minggu di gereja.
Gambar di atas diambil pada waktu shalat Jumat, terlihat masjid Spitalfields penuh sesak. Bahkan jemaah sampai meluber hingga ke jalan-jalan. Ini dikarenakan kapasitas mesjid tersebut hanya 100 orang.
Berdasarkan kenyataan ini, Daily Mail memperkirakan bahwa Islam akan segera menjadi agama dominan di masa depan Inggris.
“Diperkirakan dalam waktu hanya 20 tahun, akan ada lebih banyak Muslim aktif di negara ini ketimbang mereka yang datang ke gereja. Ini pemikiran yang bahkan tidak terbayangkan setengah abad lalu,” tulis Daily Mail.

sumber berita www.dailymail.com

Muhasabah Untuk Kita

Tanpa disadari sering kali kita tidak mensyukuri nikmat dari Allah SWT
Padahal oleh Allah sudah….
>>> Di beri rambut lurus di KRIBO
>>> Di beri rambut kriting di REBONDING
>>> Di beri rambut hitam di WARNAIN
>>> Di beri gigi natural DI KAWATIN
>>> Di beri tinggi,minta jangan TINGGI-TINGGI
>>> Di beri pendek,kenapa PENDEK
>>> DI beri rambut rapi,di berdiriin seperti LDURI
>>> Di beri kulit putih minta KULIT HITAM
>>> Di beri hitam minta PUTIH
>>> Di beri kulit halus di kasih TATO alasannya SENI
>>> Di beri semua dalam tubuh kita tanpa kekurangan di TINDIKIN alasannya biar GAUL
YA ALLAH………..maafkanlah hamba-hamba Engkau yang terlena sama DUNIAWI,,,,,,,,,hamba yang sering tidak bersyukur atas anugrah-MU,,,,,,,,,,,,,,,,
Lebih anggun,cantik dan manis wanita MUSLIMAH yang nutup AURATNYA dengan jilbab dan baju yang longgar,yang gak berbentuk tubuhnya,
Wahai MUSLIMAH saya ajak kalian semua kumpul di rumah Allah Ta’ala yaitu SURGA,,,,
Cukup Nutup AURAT dan AKHLAK yang baik Buat perhiasan kita di DUNIA dan AKHERAT,

Saturday, June 1, 2013

Sahabat Nabi


omar2Beliau adalah Abu Hafsh Umar al-Faruq bin Khattab bin Nufail bin Abdil Uzza bin Adi bin Ka?ab bin Lu?aiy bin Ghalib al-Qurasy. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi shalallahu ?alaihi wa sallam pada kakek keempat yaitu Ka?ab bin lu?aiy bin Ghalib. Beliau digelari ?al-Faruq? karena beliaulah yang menampakkan Islam di Mekah, dan karenanya Allah Subhanahu wa Ta?ala menampakkan secara jelas antara kekufuran dan kebatilan. Sahabat Ibnu Abbas mengatakan, ?Orang pertama yang berani menampakkan Islam di makkah adalah Umar bin Khattab.?
Beliau dilahirkan tiga belas tahun setelah Tahun Gajah. Beliau bertipe keras dan pemberani, berkulit putih, berbadan tinggi tegap, bertubuh besar dan kuat, apabila berbicara didengar dan apabila memukul menyakitkan. Di masa jahiliah, ia dididik oleh sang ayah, al-Khattab, dengan didikan yang keras. Ia dibebani untuk menggembala untanya setiap hari. Hari-hari yang melelahkan dan memberatkan sering ia lalu, dan ia pun sering mendapat pukulan bila pekerjaannya tersebut ada yang kurang. Hal itu semakin menambah kekerasan hati Umar.
Sebelum masuk Islam, Umar termasuk orang yang paling keras permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ?alaihi wa sallam. Ia termasuk orang yang paling banyak menyakiti dan menyiksa kaum muslimin, sehingga sebagian kaum muslimin merasa putus asa akan keislaman Umar karena kekerasan dan kegarangan perangainya. Sampai dikatakan, Umar tidak akan masuk Islam sampai ada keledainya al-Khattab yang masuk Islam.
Namun,Allah Subhanahu wa Ta?ala memiliki kemampuan atas segala sesuatu dengan menjadikan luluhnya hati Umar hingga akhirnya ia pun mengikrarkan keislamannya. Setelah keislaman Umar, kemuliaan dan kekuatan Islam semakin bertambah.
Iblis pernah berkata kepada Rasulullah shalallahu ?alaihi wa sallam “Demi Allah SWT, setiap kali saya bertemu dengan Umar , mesti akan lari darinya,”.
Rasulullah shalallahu ?alaihi wa sallam mengatakan, ?Wahai Ibnul Khattab, demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah setan bertemu dengannmu di suatu jalan melainkan ia akan mengambil jalan yang lain dari jalanmu.? (HR. Bukhari, no.3480)

Rahasia Dibalik Pengunduran Diri Paus Benediktus IX


PausbenekdiktusIXSeorang peneliti Saudi mengungkapkan dalam perbandingan agama, kristenisasi dan urusan Vatikan, Direktur Essam.
Alasan sebenarnya Paus Vatikan yang mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri, yang mengguncang komunitas Katolik di seluruh dunia, sebagai Paus pertama kali yg mengundurkan diri sejak 6 abad yang lalu.
Melalui akun nya di twitter mengungkapkan apa yg tersingkap dari faktor faktor sebenarnya, pengunduran diri Paus Benediktus yg ke 16 ini disiarkan pertama kalinya. Dia mengatakan, penyebab utama penguduran diri Paus adalah setelah terjadinya kekacauan dari kalangan gereja Vatikan, terhadap Injil Lama yg di dalamnya terdapat Nama Rasul Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassallam, yang sampai saat ini masih berada di Vatikan.
Terdapat 3 orang dalam Vatikan itu yg menyembunyikan kesilamannya. Dan Paus selalu berusaha mencari tahu mereka. Dan salah satu diantara mereka adalah penanggung jawab pembuatan surat pernyataan pengampunan dosa (dalam agama Khatolik). Dan ada salah satu yang mengumumkan keislamannya. Akibatnya dampak dari diumumkannya keislaman dia. Dia pindah ke Afrika Selatan dan tinggal di sana. Di negaranya Ahmad Deedat. Syaikh Ahmad Deedat lah yg menjadi sebab keislamannya.
Beliau menegaskan dalam akun twitter nya bahwa sebenarnya pengunduran diri Paus Benediktus IX bukanlah karena sakit. Karena sebelumnya Paus Yohanes II usianya lebih tua dan penyakitnya lebih parah, namun ia tidak mengundurkan diri dari keuskupan gereja Vatikan. Ini adalah argumentasi untuk menghadapi media.
Dan dia juga telah menentang Vatikan yg telah mendustai kabar keislaman 35 uskup dan pendeta dari pembesar pembesar Vatikan. Kebanyakan mereka menyembunyikan kesilamannya karena kekhawatiran terhadap keselamatan hidupnya, sebagian kecil juga ada yg mengundurkan diri. Dan Paus memilih untuk diam selama 6 tahun. Vatikan sampai saat ini masih belum memiliki kekuatan untuk membantah kabar keislaman 35 uskup tadi. Maka Paus Benediktus IX pun mengundurkan diri.
Dia juga menambahkan Paus juga berusaha untuk menutupi keislaman mereka dengan melakukan hujatan terhadap islam dan hinaan kartun Nabi Muhammad secara terang terangan pada tahun 2006. Namun usahanya justru menjadikan senjata untuk dirinya sendiri yang berujung pada pengunduran dirinya.
Dia mengisyaratkan bahwa dokumen dokumen Vatikan yg menyelidiki surat pernyataan itu tidak seorang pun mengetahuinya sampai saat ini ditangan siapa surat itu berada. Akan tetapi seorang pengamat mengatakan bahwa Paus menghilangkannya bersamaan dengan keluar dari kantor tugasnya segera.
Dia jg menegaskan terdapat arsip arsip pemberhentian Paus dan penangkapan nya di beberapa negara yg dikunjunginya karena keterlibatannya dalam menutup-nutupi kekerasan dan skandal seksual.
Dan peneliti ini menutup dengan memotivasi para da’i dan ulama untuk melakukan kegiatan dakwah dengan istiqomah untuk mendakwahi orang orang khatolik dari pengkultusan terhadap Paus dan uskup dibawahnya menuju penyembahan kepada Allah Subhanahu Wata’ala. 
berita ini saya copy dari (www.dakwatuna.com)

Sedekah Yang Mujarab

airhujan
Dari Abu hurairah radiyallahu ‘anhu berkata,“Seseorang bertanya kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling afdhal?” Beliau menjawab: “Engkau bersedekah ketika masih dalam keadaan sehat lagi loba, sangat ingin menjadi kaya, dan khawatir miskin. Jangan kau tunda hingga ruh sudah sampai di kerongkongan, baru berpesan :”Untuk si fulan sekian dan untuk si fulan sekian.” Padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan (ahli waris).” (HR Bukhari) Ibnu Bathal menjelaskan, “Karena biasanya, rasa pelit itu muncul pada saat sehat, sehingga sedekah pada saat itu lebih jujur dan lebih besar pahalanya. Berbeda jika seseorang sudah putus asa dari kehidupan dan mulai dapat melihat bahwa hartanya sebentar lagi akan menjadi milik orang lain.” (Fathul Bariy V/13)
Kedua, dari segi kadar. Semakin banyak yang disedekahkan semakin baik. Hanya saja kadar banyak dan sedikitnya sedekah, ukurannya tidak melulu jumlah nominal tapi lebih pada kemampuan masing-masing. Sehingga yang paling utama adalah yang terbanyak dari prosentase kemampuan finansial setiap orang. Bagi orang kaya, sedekah seratus ribu barangkali tak lebih dari membuang receh. Tapi bagi yang miskin, boleh jadi jumlah itu adalah penghasilan selama seminggu bekerja.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,“Sedekah- satu dirham bisa melampaui 100 ribu dirham.” Orang-orang bertanya, “Bagaimana bisa?” Rasulullah menjawab, “Seseorang hanya memiliki dua dirham lalu menyedekahkan satu dirham, sedang orang yang lain memiliki harta melimpah lalu mengambil sejumput hartanya senilai 100 ribu dirham, lalu ia bersedekah dengannya. “(HR. an Nasa’i).

Jalan Keluar Saat Galau Ala Rasulullah

telaga
Seorang sahabat Abu Sa’id al-Khudri r.a. meriwayatkan: Suatu hari, Rasulullah SAW masuk ke dalam masjid. Di sana, beliau bertemu dengan seorang laki-laki dari kaum Anshar bernama Abu Umamah. Beliau bertanya, “Wahai Abu Umamah, mengapa kamu berada di masjid, padahal sekarang bukan waktunya shalat? Ada apa gerangan?” Abu Umamah menjawab, “Gelombang kebingungan merundungku karena utang-utangku, ya Rasulullah.” Lalu Rasulullah SAW besabda, “Mau tidak, aku ajari kamu suatu doa yang apabila kamu membacanya, niscaya Allah SWT menghilangkan kebingunganmu dan membayarkan utang-utangmu?” “Dengan senang hati ya Rasulullah”, jawab Abu Umamah.
Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah doa ini setiap pagi dan sore.” Abu Umamah berkata, “Kemudian aku pun melaksanakannya dan ternyata benar, Allah SWT kemudian menghilangkan kebingunganku dan membayarkan utangku.”
Adapun doanya adalah: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kedukân. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang” (HR Abu Dawud).
`allâhumma `innî `a’ûdzubika minal hammi wal hazani, wa`a’ûdzubika minal ‘ajzi wal- kasali, wa`a’ûdzubika minal-jubni wal-bukhl, wa`a’ûdzubika min ghalabatid-daini waqahrir-rijâl.

Kedudukan Hewan Dalam Islam

Hewan adalah salah satu ciptaan allah swt di bumi ini, banyak sekali spesies-spesies hewan yang berada di bumi ini baik itu di udara, darat, mapun laut. Lalu bagaimana kah kedudukan hewan dalam islam? apakah seperti manusia? mari kita membahasnya dengan sederhana.
Di dalam surat An-Nuur ayat 45 berfirman "Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Dalam ayat tadi memberi penjelasan kepada kita bahwa allah menciptakan semua jenis hewan dari air kemudian hewan itu bermetamorfosis sesuai yang dikehendaki allah.
Di dalam surat Lukman ayat 10 berfirman "Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik." Dalam ayat tadi memberi penjelasan kepada kita bahwa seharusnya kita bersyukur atas nikmat-nikmat yang alllah berikan kepada kita.
Jika kita ingin memakan daging hewan, makan lah daging hewan yang diperbolehkan allah lewat cara penyembelihan yang benar juga sesuai dengan hadist Rasulullah “Sesungguhnya Allah telah menetapkan ihsan (kebaikan) atas segala sesuatu, maka jika kalian membunuh, maka perbaguslah dalam membunuhnya, dan jika menyembelih, maka perbaguslah sembelihannya, dan hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan menenangkan sesembelihannya”. (HR. Muslim).

Tuesday, May 21, 2013

Ayuk Shalat

Dari Abu Ad-Darda`  dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَا مِنْ ثَلَاثَةٍ فِي قَرْيَةٍ وَلَا بَدْوٍ لَا تُقَامُ فِيهِمْ الصَّلَاةُ إِلَّا قَدْ اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمْ الشَّيْطَانُ فَعَلَيْكَ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ الْقَاصِيَةَ
“Tidaklah tiga orang di suatu desa atau lembah yang tidak didirikan shalat berjamaah di lingkungan mereka, melainkan setan telah menguasai mereka. Karena itu tetaplah kalian (shalat) berjamaah, karena sesungguhnya srigala itu hanya akan menerkam kambing yang sendirian (jauh dari kawan-kawannya).” (HR. Abu Daud no. 547, An-Nasai no. 838, dan sanadnya dinyatakan hasan oleh An-Nawawi dalam Riyadh Ash-Shalihin no. 344)

Dari Abu Musa  dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلَاةِ أَبْعَدُهُمْ إِلَيْهَا مَمْشًى فَأَبْعَدُهُمْ وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الَّذِي يُصَلِّيهَا ثُمَّ يَنَامُ
“Manusia paling besar pahalanya dalam shalat adalah yang paling jauh perjalannya, lalu yang selanjutnya. Dan seseorang yang menunggu shalat hingga melakukannya bersama imam, lebih besar pahalanya daripada yang melakukannya (sendirian) kemudian tidur.” (HR. Muslim no. 662)

Shalat ialah berhadap hati kepada Allah sebagai ibadat, dalam bentuk beberapa perkataan dan perbuatan, yang dimulai dari takbir dan diakhiri dengan salam. Shalat harus didirikan oleh seluruh umat islam tak peduli dia tua atau muda, miskin atau kaya, wanita ataupun pria. Shalat harus tetap ditegakkan dengan rutin.

Namun pada zaman sekarang sepertinya umat islam banyak yang tidak mendirikan shalat, memang dia mengaku beragama islam tapi mereka seperti enggan shalat, Islam hanya dijadikan status di KTP, Facebook dan sebagainya. Tentu ini sangat memprihatinkan bagi kita semua, umat islam terutama para pemudanya terasa asing jika memasuki masjid dan mereka mengambil wudhu lalu dia shalat. Padahal pemuda islam adalah pemegang tongkat estafet islam di masa depan, lalu mau dibawa kemana islam ini?. Pemuda islam lebih senang hidup hura-hura, westrennisasi dan sekulerisasi pada zaman sekarang. 

Lalu apakah tugas kita? tugas kita menyadarkan umat islam terutama pemudanya untuk melakukan shalat. Dengan cara apa? kita harus melakukan pendekatan-pendekatan yang persuasif dan friendly agar bisa masuk.

Friday, May 17, 2013

Hadist Tentang Cinta

Hadits adalah perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad SAW. Hadits sebagai sumber hukum dalam agama Islam memiliki kedudukan kedua pada tingkatan sumber hukum di bawah Al-Qur'an. Berikut ini adalah beberapa hadits yang berkaitan dengan cinta yang dirangkum dari berbagai sumber. Semoga dengan mengetahui dan mengamalkan hadits-hadits tentang cinta ini, kita dapat mejadi orang yang lebih baik. Wallahu A'lam Bishawab :)

1. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan tidak memberi karena Allah. Maka ia sesungguhnya telah memperoleh kesempurnaan iman."

2. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah itu ada beberapa orang yang bukan nabi dan syuhada menginginkan keadaan seperti mereka, karena kedudukannya disisi Allah."

Sahabat bertanya:
"Ya Rasulullah, tolong kami beritahu siapa mereka?"

Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam menjawab:

"Mereka adalah satu kaum yang cinta mencintai dengan ruh Allah tanpa ada hubungan sanak saudara, kerabat diantara mereka serta tidak ada hubungan harta benda yang ada pada mereka. Maka, demi Allah wajah-wajah mereka sungguh bercahaya, sedang mereka tidak takut apa-apa dikala orang lain takut, dan mereka tidak berduka cita dikala orang lain berduka cita." (H.R. Abu Daud)

3. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"Dan sebagian dari dari tanda-tanda kebesaran Nya adalah Dia menciptakan pasangan–pasangan bagi kalian dari jenis kalian, agar kalian merasa tenang pada pasangan kalian dan Dia menjadikan diantara kalian rasa kasih sayang dan cinta. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda – tanda bagi orang-orang yang berfikir." (Q.S. Ar Rumm, 30 :21)

4. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya." (H.R. Hakim)

5. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda yang artinya sebagai berikut:

"Syirik itu lebih halus dari perjalanan semut yang halus di atas batu licin, di malam gelap gulita dan serendah – rendahnya syirik adalah engkau mencintai seseorang karena kekurangannya dan membenci seseorang karena ke adilannya. Bukanlah agama itu, kecuali cinta dan benci."

6. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah SWT pada hari kiamat berfirman : Dimanakah orang yang cinta mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan menaungi dengan menunggu-Ku dihari yang tiada naungan melainkan naungan-Ku." (H.R. Muslim)

7. Allah SWT. berfirman:

"Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang cinta mencintai karena Aku, saling kunjung mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku." (Hadits Qudsi)

8.  Bahwa seseorang mengunjungi saudaranya di desa lain, lalu Allah mengutus malaikat untuk membuntutinya. Tatkala malaikat menemaninya malaikat berkata,

Kau mau kemana?

Ia menjawab, "Aku ingin mengujungi saudaraku di desa ini"
Malaikat terus bertanya, "Apakah kamu akan memberikan sesuatu pada saudaramu?"
Ia menjawab, "Tidak ada, melainkan hanya aku mencintainya karena Allah SWT"
Malaikat berkata, "Sesungguhnya aku diutus Allah kepadamu, bahwa Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai orang tersebut karena-Nya". (H.R. Muslim)

9. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Tiga perkara, yang barang siapa memilikinya, ia dapat merasakan manisnya iman, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul melebihi cintanya kepada selain keduanya, cinta kepada seseorang karena Allah dan membenci kekafiran sebagaimana ia tidak mau dicampakan ke dalam api neraka." (H.R. Bukhari-Muslim)

10. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya seorang muslim apabila bertemu saudaranya yang muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih dilaut." (H.R. Tabrani)

11. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu." (HR. Al-Tirmidzi)

12. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Tidakkah aku tunjukkan kepada kalian mengenai sesuatu yang ketika kalian melakukannya, maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!." (HR. Muslim)

13. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"ya Allah, berilah aku rezeki cinta Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintanya di sisiMu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku diantara yang aku cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatanku untuk mendapatkan yang Engkau cintai. Ya Allah, apa yang Engkau singkirkan diantara sesuatu yang aku cintai, jadikan itu kebebasan untuku dalam segala hal yang Engkau cintai." (H R. Al-Tirmidi)

14. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur atau bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, "siapa mereka itu?", "mereka itu adalah orang-orang yang mencintai karena Allah 'Azzawajalla." (HR. Ahmad)

Hadits tentang cinta Rasulullah


1. Dari anas bin malik radliyallahu'anhu bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Ada tiga hal yang barangsiapa memilikinya niscaya ia akan mendapatkan manisnya iman:
(1). Allah ta'ala dan Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam lebih ia cintai daripada yang lainnya,
(2). Mencintainya seseorang, tidaklah ia mencintainya melainkan karena Allah ta'ala,
(3). Benci untuk kembali kepada kekafiran setelah Allah ta'ala menyelamatkan darinya sebagaimana ia benci dirinya dimasukkan ke dalam api."

2. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
"Tidaklah seorang hamba beriman hingga aku menjadi orang yang lebih ia cintai daripada keluarganya, hartanya dan manusia semuanya." (HR. Bukhori)

Hadits tentang cinta karena Allah




1. Riwayat dari Abdullah bin Abbas ra, berkata, Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Cintailah Allah atas anugerah nikmat yang diberikan kepadamu, dan cintailah aku karena cinta kepada Allah, dan cintailah keluargaku karena mencintaiku." (Hr. At-Tirmidzy dan al-Hakim)

2. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
"Cintailah orang yang kamu cintai sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau benci. Dan, bencilah orang yang kau benci sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau cintai."

Thursday, May 16, 2013

Stasiun Televisi Impian

Lebih dari 30 stasiun televisi Nasional dan Daerah 24jam non stop mengudara di atas kita, namun apakah kita pernah berfikir jika banyak tanyangan-tayangan di stasiun televisi kita tidak berbobot, tidak ada unsur pendidikan dan bahkan sudah mengarah ke gaya pertelevisian di negara-negara barat. 
Sinetron cinta anak remaja dan berita-berita negatif silih berganti di televisi kita. Tentu ini sebenarnya sangat meresahkan khususnya untuk remaja dan anak-anak jika dia menonton tayangan tersebut lalu memperagakannya dikehidupan dia sehari-hari.Sebagai contoh saat ini banyak remaja yang tidak betah memakai pakaian yang tertutup dan anak-anak sudah berani bicara kotor ke sesamanya atau bahkan kepada  orang tua mereka sendiri, ini tentu bukan semuanya kesalahan dari stasiun televisi kita namun dari sifat-sifat remaja dan anak-anak yang tidak bisa menyaring tayangan-tayangan yang baik untuk mereka.
Lalu apakah yang bisa kita lakukan? yang kita bisa lakukan adalah memberi nasihat-nasihat kepada mereka yang tidak bisa menyaring tayangan televisi kita.

SEANDAINYA:
Andai saja aku mempunyai rezeki yang cukup berlebih. Aku ingin membangun stasiun televisi yang ramah dan aman ditonton oleh remaja dan anak-anak, sehingga mereka bisa mendapatkan masukan-masukan positif dari sini agar berguna dikehidupan mereka sehari-hari. dan Stasiun televisi itu akan aku namakan "REANTIFI" (Remaja dan Anak-anak Positif TV)
berikut ini daftar acara impiannya:
02.00 - 03.00 WIB = Ayo Solat Malam
03.00 - 04.00 WIB = Baca Al-Quran yuk?
04.00 - 05.00 WIB = Cerita Islam
05.00 - 06.00 WIB = Berita Pagi Indonesia
06.00 - 06.30 WIB = Sport Today
06.30 - 07.00 WIB = Ceramah Pagi
07.00 - 08.00 WIB = Parkir Musik Kita
08.00 - 09.00 WIB = Kuliner Kita
09.00 - 10.00 WIB = Konsultasi
10.00 - 11.00 WIB = Berita Siang Indonesia
11.00 - 12.00 WIB = Cerita Siang ini
12.00 - 13.00 WIB = Mari belajar (Khusus SD)
13.00 - 15.00 WIB = Film Positif
15.00 - 16.00 WIB = Apa kabar Sore ini?
16.00 - 17.00 WIB = Kartun
17.00 - 18.00 WIB = Jalan-jalan sore
18.00 - 19.00 WIB = Untuk kita
19.00 - 20.00 WIB = Kreasi anak bangsa
20.00 - 22.00 WIB = Film Positif
22.00 - 23.00 WIB = Berita Malam Indonesia
selesai  

Mawar Yang Terbiar (Cerpen)

Kemarin, wanita itu, mawar segar yang mengukir senyum dengan bibirnya yang ranum dan berseri menyambut gemulainya sang fajar, tapi kemarin juga peti kenangan yang tak mungkin kembali. Gigi-gigi takdir telah merenggut pelangi senja yang terbias di hati dua jiwa. Yang tinggal hanyalah…. luka bathin yang tercabik.

Kehidupan sungguh drama menyakitkan bagi sebagian orang. Sebelum Avia sempat menyampaikan berita –yang telah disepakatinya dengan Surya- pada Syakila, mulut-mulut nyinyir yang berbau hasut telah menyiarkan kabar racun yang tidak benar demi kepentingannya sendiri.

“Surya telah mencampakkan kekasihnya lalu pergi untuk menikahi sahabatnya, Avia.”
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

......,,,,,,!!!!!????

Malam terus merayap merentangkan sayap-sayapnya yang semakin tebal. Burung hantu, lagu kematian dan isak tangis semakin berbaur memenuhi sudut-sudut ruangan. Hambar, dingin, tanpa gairah.

Surya Wira bergetar seakan aliran listrik dengan daya besar mengalir di tubuhnya. Dia terperanjat dari lamunan panjang ketika Rany menangis histeris dengan suara melengking yang mengalahkan ayat-ayat do’a.

“Kakaaaak…!!!! Bangun Kaaak!!!!” Rany terus menggoyang-goyangkan tubuh Syakila yang terbaring tak bedaya.
“Kenapa harus rela mengorbankan diri seperti ini? Laki-laki dan temanmu itu memang kejam. Biarkan mereka!”

Ayah Syakila yang duduk di sebelah kanan anaknya hanya diam dengan air mata, menutupi kebenaran yang dia ketahui. Dialah yang telah menciptakan prahara untuk anaknya sendiri yang akibatnya mengusung Syakila ke liang lahat.

Orang-orang melihat Syakila -yang tidak sanggup melepaskan jeratan rantai baja di lehernya, terengah-engah dengan nafas yang semakin tersumbat.

“Rany Adikku, jangan Menangis…! Aku rela takdirNya, biarkan aku kuyup dalam derita ini! Sekali lagi, ceritakan pada semua orang, jika kelaparan siang dan malam, aku tidak akan seperti ini…. Dan, jangan kau ceritakan pada laki-laki itu, aku tetap mencintainya! Biarkan aku menjadi lilin yang membakar diri sendiri...! Kehilangan dan ditinggalkan.”

“Anakuuuu…!!!” Ibunya menangis keras melumuri Syakila yang wajahnya semakin pucat.

Dengan terengah-engah dan air mata yang terus mengalir,
"Bu, ceritakan juga pada Avia, temanku, aku bahagia walau dikhianati. Ceritakan saja, aku seperti ini... hanya karena.... kita tidak sanggup... membayar, obat mujarab"

Gendang kehidupan semakin lamban bertalu.
Ditengah-tengah kesedihan keluarga, orang yang tidak tahu apa-apa dan bermulut nyinyir masih tidak puas melihat Syakila seperti itu, lalu bicara dengan membungkam mulut,

“HeuH, katanya dia itu ikhlas! Lihat saja, Tuhan telah membuktikan keagunganNya dengan menyiksa wanita itu seperti pelacur jalanan. Tubuhnya telah diserahkan pada laki-laki yang meninggalkannya.”

Surya yang menyaksikan semua ini tak kuasa menahan sedih, mata pisau yang tajam seakan mengiris-iris hatinya dan jaringan kaca tipis di matanya itu dibiarkannya meleleh. Hatinya penuh luka melihat tubuh wanita yang dikasihi layaknya pohon kering tanpa kulit menahan badai prahara sendirian.

Syakila membelalak.

Isak tangis semakin pecah ketika angin yang mengalir menggoyangkan pucuk-pucuk cemara berjalan menelusuri lembah-lembah yang dalam lalu membuka halimun baja dan benar-benar merangkum ruh gadis malang itu.

Bersama itu Surya Wira menghamburkan tubuhnya dengan hati yang menjerit dan luka menganga yang terbiar ………

Wednesday, May 15, 2013

KISAH MUTIAH YANG DIKAGUMI SITI FATIMAH



Di Sebalik Tiga Perkara Keramat Buatmu Wanita Idaman
“Fatimah anakku, mahukah engkau menjadi seorang perempuan yang baik budi dan isteri yang dicintai suami?” Tanya si ayah Rasul junjungan kita, Nabi Muhammad s.a.w.
“Tentu saja, wahai ayahku,” jawab Fatimah lembut. “Tidak jauh dari rumah ini terdapat seorang wanita yang baik budi pekertinya bernama Siti Muthi’ah. Temuilah dia, teladani budi pekertinya yang baik itu.”

Gerangan amal apakah yang dilakukan oleh Siti Muthi’ah sehingga Rasulullah s.a.w. sendiri pun memujinya sebagai perempuan teladan? Maka bergegaslah Fatimah menuju ke rumah Muthi’ah bersama puteranya Hasan yang masih kecil itu. Begitu gembira sekali Muthi’ah apabila mengetahui tetamunya ialah Puteri Nabi yang disanjunginya itu. “Sungguh bahagia sekali aku menyambut kedatanganmu ini, Fatimah. Namun, maafkanlah aku sahabatku. Suamiku telah beramanat, aku tidak boleh menerima tamu lelaki di rumah ini.”

“Ini Hasan puteraku sendiri. Dia kan masih anak-anak.” kata Fatimah sambil tersenyum.
“Namun, sekali lagi maafkanlah aku, aku tidak ingin mengecewakan suamiku, Fatimah.”
Fatimah mulai merasakan keutamaan Siti Muthi’ah dan menjadi semakin kagum serta berhasrat menyelami lebih dalam lagi akhlak wanita ini. Lalu dihantarlah Hasan pulang dan bergegaslah Fatimah kembali ke rumah Siti Muthi’ah.

“Aku jadi berdebar-debar,” Sambut Siti Muthi’ah. “Gerangan apakah membuatmu begitu ingin kerumahku, wahai puteri Nabi?” “Memang benarlah Muthi’ah. Ada berita gembira buatmu dan ayahku sendirilah yang menyuruhku kesini. Ayahku mengatakan bahawa engkau adalah wanita berbudi pekerti yang sangat baik. Kerana itulah aku kesini untuk meneladanimu, Wahai Muthi’ah.”

Siti Muthi’ah gembira mendengar kata-kata Fatimah. Namun, Siti Muthi’ah masih ragu. “Engkau bergurau sahabatku? Aku ini hanya wanita biasa yang tidak punya keistimewaan apa pun seperti yang engkau lihat sendiri.” “Aku tidak berbohong wahai Muthi’ah, ceritalah padaku agar aku bisa meneladaninya.” Siti Muthi’ah terdiam, hening seketika.

Lalu tanpa sengaja Fatimah melihat sehelai kain kecil, kipas dansebilah rotan di ruangan kecil itu. “Buat apa ke tiga benda itu Muthi’ah?” Tanya Fatimah. Siti Muthi’ah tersenyum malu. Namun setelah didesak, beliau pun bercerita. “Engkau tahu Fatimah, suamiku seorang pekerja yang memeras keringat dari hari ke hari. Aku sangat sayang dan hormat kepadanya. Ketika dia pulang, cepat-cepat aku sambut kepulangannya. Ku buka bajunya, ku lapkan tubuhnya dengan kain kecil ini sehingga kering keringatnya. Lalu dia pun berbaring di tempat tidur melepaskan lelah. lalu aku kipasi beliau sehingga lelahnya itu hilang dan tertidur lena.” “Sungguh luar biasa pekertimu, Muthi’ah. Lalu untuk apa pula rotan ini?” soal Fatimah lagi.

Jawab Siti Muthi’ah. “Kemudian, aku berpakaian semenarik mungkin untuknya. Setelah dia bangun dan mandi, ku siapkan pula makan dan minum untuknya. Setelah semua selesai, aku bertanya kepadanya, Oh kekanda, jika layananku sebagai isteri dan masakanku tidak berkenan dihatimu, aku ikhlas menerima hukuman. Pukullah badanku dengan rotan ini dan sebutlah kesalahanku agar tidak ku ulangi.” “Seringlah engkau dipukul olehnya, wahai Muthi’ah?” tanya Fatimah berdebar-debar. “Tidak pernah, Fatimah, bukan rotan yang diambilnya, tetapi akulah yang ditarik dan dipeluknya dengan penuh kemesraan. Itulah kebahagiaan kami sehari-hari,” jawabya lembut.

“Jika demikian, sungguh luar biasa, wahai Muthi’ah. Sungguh luar biasa! Benarlah kata ayahku, engkau perempuan berbudi baik,” kata Fatimah yang amat kagum dengan budi pekerti yang dimiliki oleh wanita berwajah tenang itu. 



Terdapat beberapa hadis yang yang menyatakan Kelebihan Wanita Solehah. Mudah mudahan dengan membaca dan menghayati Hadis ini akan memberi kekuatan kepada kita untuk mengamalkan Islam dalam erti kata yang sebenarnya. Moga Allah memberi keberkatan.

Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:
“Maksudnya: Empat perkara siapa dikurniakannya maka sesungguhnya dikurniakan kebaikan dunia akhirat, lidah yang sentiasa berzikir, hati yang sentiasa bersyukur, sabar atas segala ujian yang diberikan Allah dan isteri yang tidak mengkianati suaminya sama ada pada maruah diri dan harta.”



Hadis ini diriwayatkan oleh al-Tabrani dan al-Baihaqi.
6 CIRI
Enam Ciri-Ciri Utama Isteri Yang Solehah

1 ) Ada ciri-ciri keselarian dengan suami.
Sebagai isteri hendaklah dia melahirkan ciri-ciri keselarian dengan suami. Isteri hendaklah menjadikan dirinya sumber kekuatan jiwa dan menjadi pendorongserta pembantu perjuangan suami, bukannya penghalang.
2) Menjadi teman atau penghibur suami
Isteri hendaklah menjadi teman bercakap dengan melayan fikiran suami. Iaitu dengan menumpukan sepenuh perhatian apabila suami bercerita. Sikap acuh takk acuh akan mengakibatkan perasaan suami tersinggung dan hilang minat untuk bercakap-cakap lagi. Sekiranya berterusan si suami akan dihinggapi penyakit suka mengelamun sendirian di rumah. Akibatnya bukan suami saja yang menderita malahan isteri juga akan menanggung seksa batin.

3 ) Pandai mengambil hati suami
Isteri hendaklah mengucapkan perkataan-perkataan yang menyenangkan suami. Elakkan dari berkata-kata hal yang tidak di sukai suami. Elakkan dari merungut-rungut tentang kesusahan dan keperluan hidup. Lelaki akan menderita sekali kalau orang dibawah tanggungjawabnya menderita. Jangan diapi-apikan apabila suami dalam keadaan marah. Banyakkan sebut kalimah Allah kerana kata-kata itu akan melunakkan hati suami.

4 ) Menjadi pelayan kepada suami
Kalau suami dilayan dengan baik, jiwanya akan hidup dan akan menjadi pejuang yang hebat. Kalau tidak dilayan, suami akan merasa hampa dan mati jiwanya. Isteri-isteri yang cerdik akan memahami seni melayan suami.

5 ) Memahami selera suami
Pelajarilah dan fahamilah selera suami. Walaupun bukan hukum fardu ke atas isteri, tetapi kerelaanya menjalankan tugas itu menjadi lambang keluhuran jiwa. Suami akan merasa senang dan gembira sekiranya dilayan makan minum mengikut selera yang digemarinya.

6 ) Sedia berkhidmat untuk suami
Isteri yang solehah sedia berbuat apa sahaja untuk suami. Iaitu melayan tabi’i dan tuntutan semulajadi suami. Jimak hanya sebahagian dari sudut tuntutan tabi’i. Isteri hendaklah sentiasa berhias diri, sesuai cara bersolek dan pakaiannya, dan berwangi-wangian di samping suami. 

wallahua'lam.

Kisah Siti Fatimah az Zahra

Alkisah, pada tahun ini datang sebuah ujian di kota Mekkah yaitu kelaparan terjadi diseluruh sudut-sudut kota Mekkah. Kejadian ujian ini juga ternyata menimpa putri bungsu Nabi Muhammad saw yaitu Siti Fatimah Az Zahra dan suaminya Ali bin Abi Thalib.
Pada suatu siang yang cerah Siti Fatimah berkata kepada suaminya, "suami ku, aku tadi mendengar dari para penduduk bahwa ayahku (Rasulallah) mendapat rezeki dari Allah swt tadi pagi. bagaimana jika aku meminta sedikit rezeki itu untuk kita?. Ali pun menjawab."Coba saja mungkin itu jalan keluar dari Allah swt untuk kita." Singkat cerita, Siti Fatimah pun langung berangkat ke rumah Rasulallah.
Sesampai di rumah Rasulallah, "Assalammualaikum ayahku." Ucap Siti Fatimah. "Wa'alaikumsalam." Sambut Rasulallah. "Wahai anak ku kenapa engkau memegang perut kamu?". Ucap kembali Rasulallah. Siti Fatimah pun menjawab, "Wahai ayahku, tadi aku mendengar dari penduduk jika engkau sedang mendapat rezeki, apa itu benar? jika benar apakah aku boleh memintanya sedikit saja? karena aku dan suamiku sedang kelaparan wahai ayahku." Rasulallah pun berkata, "Wahai anakku, memang tadi aku mendapat rezeki dari Allah swt dan jika rezeki itu aku makan sendiri maka tidak akan habis sampai hari kiamat, namun tadi juga aku sudah bagikan rezeki itu semuanya kepada penduduk dan sekarang pun aku sedang kelaparan." Mendengar hal itu Siti Fatimah hanya tersenyum dan berkata, "Wahai ayahku, engkaulah ayahku dunia akhirat."
Beberapa hari berikutnya ketika Siti Fatimah membuka lemari tua di dalam rumahnya, tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh diatas kepala Siti Fatimah dan pada saat dibuka oleh Siti Fatimah ternyata di dalam itu ada banyak kepingan emas-emas. Melihat hal itu Siti Fatimah pun langsung memberi tau suaminya (Ali), "Wahai suamiku tadi aku tidak sengaja membuka lemari tua itu dan tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh menimpa kepala aku, setelah aku lihat ternyata kepingan emas. Wahai suamiku, cepatlah pergi ke pasar dan tukarlah emas ini dengan sesuatu yang bisa kita makan karena kita sedang kelaparan." Ucap Siti Fatimah. Mendengar ucapan itu Ali pun langsung membawa kepingan emas itu ke pasar.
Sesampai di depan pasar Ali melihat seorang nenek-nenek lemas tidak berdaya sehingga muncul rasa iba dan kasihan dari Ali dan Ali pun langsung menghampirinya lalu mengasih semua kepingan emas yang dia bawa kepada nenek-nenek itu. Di dalam perjalan pulang Ali pun merasa cemas karena dia takut istrinya (Siti Fatimah) akan marah kepada dirinya.
Sesampai di rumah, "Wahai suamiku kenapa engkau termenung? mana makanan-makanan yang engkau bawa dari pasar?." Ucap Siti Fatimah. Dengan sedikit gugup Ali pun menjawab, "Istriku maafkaanlah aku! karena tadi aku di depan pasar melihat seorang nenek-nenek lemas tak berdaya dan aku tidak tega melihatnya sehingga kepingan emas-emas itu aku kasihkan semuanya kepada nenek-nenek itu. Maafkan aku?." Mendengar hal itu Siti Fatimah tersenyum dan berkata, "Suamiku, tidak usah kau meminta maaf kepada aku, aku bangga denganmu karena engkaulah Suamiku dunia akhirat."

wasallammualaikum wr wb

  

@raditmr